Macam - Macam Kebudayaan Bogor
Disusun Oleh :
Nama
: Raden Farhan Bey Danusaputra
NPM
: 15219136
Kelas
: 1EA08
Fakultas Ekonomi
S1 - Manajemen
Universitas Gunadarma
2019 - 2020
Mata Kuliah : Ilmu Budaya Dasar
Dosen
: Ariyanto2
Topik Makalah
macam –
macam kebudayaan bogor
Kelas :
1-EA08
Tanggal Penyerahan
Makalah : 12 Oktober 2019
Tanggal Upload Makalah : 12 Oktober 2019
Kata
Pengantar
Puji dan syukur penulis
panjatkan ke Hadirat Yang Maha karena berkat limpahan rahmat dan karunia-Nya
sehingga penulis dapat menyusun makalah yang berjudul “Identitas Lokal Kota
Bogor” sebagai salah satu tugas dari mata kuliah Kewarganegaraan yang diampu
oleh Ibu Dosen Dra. Kartini M.Hum.
Penulis menyadari bahwa dalam pembuatan makalah ini
banyak mendapat bantuan dan tuntunan Tuhan Yang Maha Esa dan tidak lepas kepada
pihak-pihak yang memberikan dukungan dan bantuan. Untuk itu dalam kesempatan ini
penulis Menghaturkan rasa hormat dan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada
semua pihak yang membantu dalam pembuatan makalah ini
Penulisan makalh ini dimaksudkan memberi informasi
kepada semua pembaca agar bisa menambah wawasan tentang Kota Bogor. Serta
menyadarkan pembaca bahwa kebudayaan Di Indonesia yang beragam dan
mencintainya.
Akhir kata semoga makalah ini dapat memberikan
manfaat kepada para pembaca. Penulis menyadari bahwa makalah ini jauh dari
kesempurnaanbaik dari bentuk penyusunan maupun materinya. Kritik dan saran dari
pembaca sangat penulis harapan untuk penyempurnaan makalah selanjutnya
Daftar
Isi
Kata
Pengantar..........................................................................................
1
Daftar Isi...................................................................................................
2
Bab
I..........................................................................................................
3
Rumusan masalah....................................................................................
3
Tujuan.....................................................................................................
4
Bab
II........................................................................................................
5
Letak Kota
Bogor...................................................................................
5
Identitas Kota
Bogor...............................................................................
6
Makanan khas
bogor...............................................................................
7
Landmark dan Tempat
wisata................................................................. 7
Flora dan Fauna khas Kota
Bogor.......................................................... 8
Acara adat
sunda.....................................................................................
8
Kesenian
daerah......................................................................................
9
Bab III.......................................................................................................
12
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1
Rumusan
Masalah
Di makalah ini saya akan menulis beberapa hal yang
berhubungan dengan kota bogor :
1. Dimana
letak bogor ?
2. Identitas
kota bogor ?
3. .Logo
kota bogor ?
4. Makanan khas kota bogor ?
5. Macam
- macam landmark dan wisata dibogor ?
6. Macam
- macam flora dan fauna asal bogor ?
7. Macam
macam kesenian daerah yang berasal dari bogor ?
1.2 Tujuan
Di
era globalisasi sekarang ini ilmu pengetahuan teknologi sudah sangat maju,
intensitas antar masyarakat sudah sangat mudah dan cepat begitu juga dengan
informasi-informasi kebudyaan. Sinergi dan kokohnya jati diri dan budaya bangsa
menjadi kombinasi yang sangat pas saat ini, rasa toleransi dan harmoninya
hubungan masyarakat indonesia sangat berkontribusi kelestarian budaya bangsa.
Karena budaya adalah salah satu alat penghubung keharmonisan suatu negara.
Menjadi sangat penting untuk Bangsa Indonesia dalam menjaga keaslian budaya
yang ada di Indonesia.
· Adapun tujuan dari penyusunan makalah
ini adalah
A. Mengingatkan
kembali kebudayaan apa yang kita miliki
B. Mengajak
masyarakat khusunya anak-anak muda untuk mau ikut melestarikan kebudayaan yang
ada di Indonesia khususnya Kota Bogor
C.
Meningkat kan rasa nasionalisme terhadap
budaya bangsa agar tidak di telan oleh arus perkembangan zaman
BAB II
PEMBAHASAN
2.1.
Letak Kota Bogor
Berada di bagian
selatan dari Jakarta yang berjarak 60 km. Dan berada di utara Gunung Salak dan
Gunung Gede. Berbetasan langsung bagian utara dengan Sukaraja, Bojong Gede, dan
Kemang. Sebelah Timur juga berbatasan dengan Sukarajam dan Ciawi. Sedangkan di
bagian Selatan berbatasan dengan Cijeruk dan Caringin. Bagian Barat berbatasan
dengan Kemang, Ciomas dan Dramaga. Dengan letak koordinat geografi berada di
106°48' BT dan 6°26' LS.
2.2 Identitas Kota Bogor
Kota
Bogor adalah sebuah kota di Tatar Pasundan, Provinsi Jawa Barat, Indonesia.
Kota ini terletak 59 km sebelah selatan Jakarta, dan wilayahnya berada di
tengah-tengah wilayah Kabupaten Bogor. Dahulu luasnya 21,56 km², namun kini
telah berkembang menjadi 118,50 km² dan jumlah penduduknya 949.066 jiwa (2010).
Bogor dikenal dengan julukan kota hujan, karena memiliki curah hujan yang
sangat tinggi. Kota Bogor terdiri atas 6 Kecamatan yang dibagi lagi atas
sejumlah 68 Kelurahan. Pada masa Kolonial Belanda, Bogor dikenal dengan nama
Buitenzorg (pengucapan: boit'n-zôrkh", bœit'-) yang berarti "tanpa
kecemasan" atau "aman tenteram".
Hari
jadi Kabupaten Bogor dan Kota Bogor diperingati setiap tanggal 3 Juni, karena
tanggal 3 Juni 1482 merupakan hari penobatan Prabu Siliwangi sebagai raja dari
Kerajaan Pajajaran. Bogor (berarti "enau") telah lama dikenal
dijadikan pusat pendidikan dan penelitian pertanian nasional. Di sinilah
berbagai lembaga dan balai penelitian pertanian dan biologi berdiri sejak abad
ke-19. Salah satunya yaitu, Institut Pertanian Bogor, berdiri sejak awal abad
ke-20
2.2.1.
Logo Kota Bogor
kujang Asal mula nama Kujang yang digunakan
yaitu diambil dari nama sebuah senjata tradisional yang merupakan nama senjata
pusaka dari etnis Sunda atau suku Sunda yang konon dipercaya memiliki kekuatan
ghaib. Pusaka atau senjata kujang tersebut merupakan senjata yang sudah ada
sejak abad ke-14 masehi yaitu pada masa pemerintahan kerajaan Prabu Siliwangi.
Tugu Kujang di kota
Bogor, pasti setiap orang sudah mengenalnya, terutama bagi warga Jawa Barat
khususnya. Tugu ini terletak di Jalan Pajajaran didepan Botanical Square yang
bersebelahan dengan kampus IPB, dan diujung jalan dari Kebun Raya Bogor. Tugu
yang berdiri kokoh ini merupakan lambang bagi kota Bogor sebagaimana layaknya
pada kota-kota lainnya di Indonesia. Tugu setinggi kira-kira 25 M ini dibangun
pada 4 Mei 1982 diatas sebuah lahan seluas 26M x 23M dan diperkirakan
menghabiskan biaya sebesar Rp. 80jt. Ketika itu H. Ahmad Sobana yang menjabat
sebagai Wali Kota Bogor.
Ornament kujang yang
berdiri di atas puncaknya memiliki berat kurang lebih 800 kg dengan tinggi
sekitar 7 meter. Kujang ini terbuat dari bahan stainless steel yang dilapisi
perunggu dan kuningan. Ornamen Kujang di atas tugu ini menghadap ke arah lokasi
Istana Bogor berada.
Dari persimpangan jalan
di Tugu Kujang, kita dapat memandang ikon Kota Bogor yang lainnya, yaitu Gunung
Salak. Terutama pada saat kondisi cuaca yang sedang cerah di pagi hingga
menjelang petang.
Di bagian bawah tugu
tertulis "Dinu kiwari ngancik nu bihari seuja ayeuna sampeureun juga"
yang berarti "Apa yang dilakukan hari ini dan esok harus lebih baik dari
hari-hari sebelumnya". Tulisan tersebut berasal dari prasasti Lingga dan
Batutulis Kerajaan Pajajaran yang dipimpin oleh Sri Baduga Maharaja Ratu Adil.
Arti tugu kujang
Kanan atas, di Kota
Bogor terletak Istana Bogor yang dinyatakan dengan lukisan istana Warna Perak.
Kiri bawah, Kota Bogor, tak dapat dilepaskan dari
bayangan Gunung Salak dilukiskan dalam simbol gunung dengan empat buah
puncaknya.
Kanan Bawah, Kota Bogor adalah suatu pusaka dari
Kerajaan Pajajaran, hal ini dilukiskan dengan bentuk Kujang.
2.
3. Makanan Khas Kota Bogor
Kota Bogor mempunyai bermacam-macam masakan dan
minuman khas, yaitu:
A. Soto
Bogor (Laksa Bogor)
B. Cungkring
C. Doclang
D. Gepuk
Karuhun
E. Ikan
Balita
F. Asinan
Bogor
G. Toge
Goreng
H. Roti Unyil
I. Es pala
J. Bir
Kocok
2.4.
Landmark dan tempat wisata
A.
Kebun Raya Bogor
B.
Istana Bogor
C.
Taman
Kencana
D.
Lapangan Sempur
E.
Plaza Kapten Muslihat (Taman Topi)
F.
Prasasti Batutulis
G.
Tugu Kujang
H.
Gunung Pancar
I.
Jungleand
J.
The Jungle
K
Taman Mekarsari
2.5.
Flora dan Fauna asal Bogor
2.5.1.
Fauna
I.
Rusa
totol yang dulu di datangkan sekitar 100 ekor dari nepal, sekarang berkembang
biak hingga kurang lebih 300 ekor
2.5.2.
Flora
I.
Tanaman
Sempur
II.
Bunga Bangkai
III.
Padma Raksasa
2.6.
Kesenian Daerah
Budaya
Sunda memiliki banyak kesenian, diantaranya adalah kesenian sisingaan, tarian
khas Sunda, wayang golek, permainan anak-anak, dan alat musik serta kesenian
musik tradisional Sunda yang bisanya dimainkan pada pagelaran kesenian.
Sisingaan
adalah kesenian khas Sunda yang menampilkan 2–4 boneka singa yang diusung oleh
para pemainnya sambil menari. Sisingaan sering digunakan dalam acara tertentu,
seperti pada acara khitanan.
2.6.1
Tari Daerah
Seni
tari utama dalam Suku Sunda adalah tari jaipongan, tari merak, tari teluk tilu
dan tari topeng. Jaipongan adalah salah satu seni budaya yang terkenal dari
daerah ini. Jaipongan atau Tari Jaipong sebetulnya merupakan tarian yang sudah
moderen karena merupakan modifikasi atau pengembangan dari tari tradisional
khas Sunda yaitu Ketuk Tilu. Tari Jaipong ini dibawakan dengan iringan musik
yang khas pula, yaitu degung. Musik ini merupakan kumpulan beragam alat musik
seperti gendang, gong, saron, kacapi, dsb.
2.6.2.
Wayang Golek
Wayang Golek adalah pementasan sandiwara
boneka yang terbuat dari kayu dan dimainkan oleh seorang sutradara merangkap
pengisi suara yang disebut Dalang. Seorang Dalang memiliki keahlian dalam
menirukan berbagai suara manusia.
2.6.3.
Rumah Adat
Rumah adat Sunda sebenarnya
memiliki nama yang berbeda-beda bergantung pada bentuk atap dan pintu rumahnya.
Secara tradisional ada atap yang bernama suhunan Jolopong, Tagong Anjing, Badak
Heuay, Perahu Kemureb, Jubleg Nangkub, Capit Gunting, dan Buka Pongpok. Secara
tradisional rumah orang Sunda berbentuk panggung dengan ketinggian 0,5 m - 0,8
m atau 1 meter di atas permukaan tanah. Kolong ini sendiri umumnya digunakan
untuk tempat mengikat binatang-binatang peliharaan seperti sapi, kuda, atau
untuk menyimpan alat-alat pertanian seperti cangkul, bajak, garu dan
sebagainya. Untuk naik ke rumah disediakan tangga yang disebut Golodog yang
terbuat dari kayu atau bambu, yang biasanya terdiri tidak lebih dari tiga anak
tangga. Golodog berfungsi juga untuk membersihkan kaki sebelum naik ke dalam
rumah.
2.6.4.
Seni Musik
Selain
seni tari, tanah Sunda juga terkenal dengan seni suaranya. Dalam memainkan
degung biasanya ada seorang penyanyi yang membawakan lagu-lagu Sunda dengan
nada dan alunan yang khas. Penyanyi ini biasanya seorang wanita yang dinamakan
sinden. Tidak sembarangan orang dapat menyanyikan lagu yang dibawakan sinden
karena nada dan ritmenya cukup sulit untuk ditiru dan dipelajari. Di bawah ini
merupakan beberapa lagu dari daerah Sunda:
Bubuy
Bulan
Es Lilin
Manuk
Dadali
Tokecang
Warung
Pojok
2.6.5.
Alat Musik Tradisional
Alat
Musik tradisional biasa dimainkan untuk mengiri para penari atau pengantin
salah satu contoh alat musiknya adalah
I.
Gendang
II.
Gong
III.
Saron
IV.
Kacapi
V.
Angklung
2.6.6.
Baju Adat
Baju
Adat di Bogor Untuk Pria adalah baju serba hitam yang di sebut dengan Baju
Kampret dan memakai bawahan celana hitam atau celana hitam. Sedangkan untuk
Wanita Memakai Kebaya
BAB
III
Kesimpulan
Kota
Bogor yang di kenal sebagai kota hujan yang di karenakan curah hujan yang
tinggi walaupun sedang kemarau memiliki berbagai Kebudayaan dan ciri khas
selain dari kota hujan sendiri. Seperti Istana Bogor yang memiliki keunikan
tersendiri seperti Rusa totol asli dari
nepal di kembang biakan. Serta Tugu kujang sebagai Tugu dengan senjata
tradisional berada di puncaknya. Ada pula Kebun Raya Bogor dimana Bunga Bangkai
Raksasa dan Padma Raksasa yang berhasil di kembangan secara ex-situ. Dan
menjadi wisata para turis-turis lokal maupun mancanegara. Selain dari bangunan
modern ada pula Jolopong bangunan khas sunda.
Selain
dari Bangunan-bangunan khas Bogor ada juga Kesenian daerah seperti Tari Jaipong
yang di mainkan dengan iringan dari kecapi, suling, gong dll. Serta Angklung
yang terkenal hingga mancanegara. Selain dari kesenian Tari dan Musik ada
Wayang Golek dimana wayang yang di gunakan berasal dari patung tetapi memakai
suara manusia. Dan ada pula sisingaan yang di rayakan untuk anak kecil yang
sehabis di khitan memakai Baju Kampret dan Celana Pangsi.
Kebudayaan-kebudayaan
ini adalah hanya salah satu dari kebudayaan yang dimiliki oleh Bangsa
Indonesia. Ini adalah salah satu pilar atau identitas yang menunjukkan ciri
khas suatu bangsa. Memang mengkuti perkembangan budaya baik tetapi alangkah
baiknya kita memelihara budaya ini lebih baik lagi jika melestarikannya.
Merambahnya budaya asing ke Indonesia melalu saran multi media massa, serta
dunia maya sangat mempengaruhi perkembangan budaya Indonesia.
Melakukan
berbagai kegiatan upacara adat, memakai baju adat. Merupakan salah satu
mencintai budaya sendiri, maka untuk berakar secara kuat ada budaya sendiri,
pemerintah perlu membuat rencana agar para generasi muda dapat mengenal dan
melestarikan budaya Nasional. Dan juga kerja sama bersama dengan generasi muda
agar mengikuti hal ini dan menyadari hal ini sebelum budaya yang sangat
berharga ini di ambil oleh negara lain.
DAFTAR PUSAKA
http://lintasbogor-news.blogspot.com/2011/11/seni-dan-budaya-bogor.html
Komentar
Posting Komentar